19 November 2014 - 03:16
Setiap Ayat Al-Qur’an Mengandung Ibrah yang Banyak

“Dengan kesempurnaan akal yang dimiliki Rasulullah Saw, maka pesan dan hikmah yang terkandung dari setiap ayat Al-Qur’an dapat dipahaminya yang akal kita tidak bisa mencapainya. Karenanya, hadis-hadis dan penjelasan Nabi Saw mengenai ayat-ayat Al-Qur’an tidak dapat dipisahkan, dalam menggali lautan hikmah yang terkandung dalam Al-Qur’an.”

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al-Uzhma Hasan Wahid Khurasani dalam penjelasannya mengenai tafsir «وَآیَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّیَّتَهُمْ فِی الْفُلْکِ الْمَشْحُونِ»، mengatakan, “Dalam Al-Qur’an tidak sedikit ayat yang menjelaskan mengenai laut dan alam, yang menunjukkan bahwa hal tersebut dalam pandangan Allah Swt adalah sesuatu yang penting.”

“Misalnya kisah yang paling masyhur mengenai kedua hal itu adalah kisah Nabi Nuh As. Nabi Nuh melakukan dakwah selama 950 tahun. Namun masyakarakat banyak yang menolaknya kecuali sedikit, bahkan termasuk dari keluarganya sendiri. Allah Swt pun kemudian memerintahkan kepadanya untuk membuat sebuah bahtera.” Lanjutnya.

Ayatullah Wahid Khurasani selanjutnya menambahkan, “Ketika sedang membuat perahu, kedurhakaan masyarakat malah menjadi-jadi. Nabi Nuh As dicemooh dan ditertawakan. Namun ketika azab datang, semua pendurhaka itu ditenggelamkan kecuali mereka yang taat kepada perintah Tuhan dan mau mengikuti seruan nabi Nuh As. Dengan kekuasaan Allah mereka yang berada di atas bahtera terselamatkan”

“Dari ayat ini bisa kita ambil ibrah dan pelajaran yang sangat bermanfaat, bahwa ketika Allah Swt menghendaki sesuatu, maka tidak ada satu kekuatanpun yang bisa mencegahnya. Barangsiapa yang hendak ditenggelamkan oleh Allah, maka tidak seorangpun yang mampu memberikan pertolongan. Demikian pula jika rahmat Allah Swt telah meliputi seseorang maka tidak seorangpun yang mampu memberi kekuatan untuk memisahkan rahmat Allah Swt dari orang tersebut.” Tambahnya.

Dalam penjelasannya lebih lanjut ulama marja taklid ini menekankan pentingnya menafakkuri ayat-ayat Allah Swt, “Manusia melalui perantaraan akalnya, mampu mengambil ibrah dan hikmah. Dan akal ini memiliki tingkatan-tingkatan. Kekuatan akal diiantara para Nabi As sekalipun bertingkat-tingkat. Dan akal yang paling sempurna ada pada nabi Muhammad Saw.”

“Dengan kesempurnaan akal yang dimiliki Rasulullah Saw, maka pesan dan hikmah yang terkandung dari setiap ayat Al-Qur’an dapat dipahaminya yang akal kita tidak bisa mencapainya. Karenanya, hadis-hadis dan penjelasan Nabi Saw mengenai ayat-ayat Al-Qur’an tidak dapat dipisahkan, dalam menggali lautan hikmah yang terkandung dalam Al-Qur’an.” Pesannya.